December 5, 2009 – 9:46 am | by Salman Teguh
Pada tahun 2009 ini hampir semua operator melakukan program handset bundling. Sebenarnya program seperti ini bukanlah sesuatu yang aneh karena sejak lama operator pun melakukan program bundling.
Yang unik adalah semakin banyak handset bundling dimana para operator menggandeng vendor lokal yang membawa chinese handset. Tidak ada yang salah dengan program ini, hanya saja ada operator tidak memiliki QC yang baik mengakibatkan handset yang ditawarkan hanya menarik dari tampilan saja.
Kasus dari QC yang tidak baik adalah sering sekali ditemukan handset bundling dengan operator yang fitur internetnya tidak bisa langsung digunakan karena ternyata saat dicek APN-nya masih menggunakan APN operator lain. Malah pernah ada kejadian ternyata aplikasi handset bundling untuk di operator A juga tersedia di program handset bundling operator B
Saat ini,sebut saja handset model QWERTY yang sedang “in”. Hampir setiap bulan ada saja yang melaunching handset model ini. Baik yang bekerjasama dengan operator maupun yang independen. Semua handset tipe ini (QWERTY) mendompleng ketenaran handset blackberry dengan menggunakan desain yang sama persis.
Software yang terinstall didalamnya walaupun beda merek asalkan sesama chinese handset maka software yang digunakan tetap sama. Hanya mungkin themenya saja yang berbeda. Hal ini dikarenakan bisa jadi handset tersebut mempunyai pabrik yang sama di cina sana
Rata-rata handset cina ini mengunakan dual SIM card. Walaupun ada juga handset buatan cina yang menggunakan single SIM seperti Hu*** dan Z**.
Saya pribadi lebih menyukai handset dengan single SIM. Faktor hardware sangat berpengaruh. Saya pernah menemukan handset dual SIM QWERTY yang akses ke menu sangat lambat. Bahkan membuat frustasi. Karena loading time yang lama.
Saran saya, jika ingin menggunakan dual SIM pastikan semua fungsi berjalan dengan baik. Jangan sampai ada yang tidak bisa jalan.
Selamat memilih handphone baru…
Tags: axis, bundling, crossx, esia, fren, handset, indosat, mito, nexian, smart, telkomsel, venera, xl